INFORMATION

Estafet Menolak Redup Bermusik Ala Pasto

Pasto merupakan grup musik bergendre pop dan R&B yang sudah mencuri perhatian sejak pertama kali kemunculannya. Dibentuk pada 2002, Pasto telah mengalami pasar surut dan bongkar pasang personel serta manajemen. Meski begitu, seperti estafet, Pasto seolah menolak redup bermusik, demi para pecinta musik yang terus menantikan karya-karya mereka.

Hasilnya, Lirik lagu dan kunci gitar lagu-lagu Pasto sudah familiar dan mudah diakses. Chord Gitar untuk lagu pasto pastinya dicari agar kita bisa bernyanyi dengan iringan gitar yang pas. Mengapa begitu? Sebab semua lagu yang mereka bawakan easy listening dan berkesan.

Bentuk apresiasi para pecinta musik tanah air untuk Pasto bisa dilakukan dengan beragam cara. Selain dengan mencari lirik lagu dan kunci gitarnya, kita juga mungkin penasaran dengan bagaimana awal mula perjalanan karier mereka, apa saja karya-karya mereka, serta bagaimana Pasto tetap bertahan agar tetap eksis dan melahirkan karya.

 

Pasto

Maka dari itu, berikut ini kami sajikan uraian informasi perihal Pasto.

  1. Dukungan Perdana dari Musisi Glen Fredly

Semua bermula pada 2002. Tersebutlah empat nama yakni Bayu, Rudolph, Meltho, dan Rayen Pono yang membentuk kelompok bernyanyi. Pada mulanya, nama grup vokal mereka adalah “Antero Black” di bawah bimbingan Chris Pattikawa. Lantas musisi papan atas Glen Fredly yang terkesima dengan talenta mereka, memberi nama kelompok tersebut “Pasto”.

Dari sekian banyak nama, grup itu diberi nama pasto. Glen Fredly beralasan, Pasto berarti sesuatu yang mempunyai spirit dan tidak mengenal lelah. Nama Pasto juga dari nama seorang anak penyanyi bernama Viona Paays.

Nama itu kemudian memang bekerja baik, sebab di masa depan kita bsia melihat Pasto yang terus bersemangat dalam akrya, meski sudah berkali-kali mengalami vakum dan bongkar pasang personil.

  1. Ikut Ajang Pencarian Bakat Menyanyi

Selang tiga tahun, tepatnya Desember 2005, musisi bertalenta lainnya yakni Bayu Risakotta bergabung dengan Pasto. Perjalanan musik mereka terus berlanjut, sembari terus fokus pada penyiapan album perdana.

Sembari mempertegas eksistensi, mereka dapat kesempatan tampil secara regular di BROS Lounge, Hotel Grand Kemang, Jakarta pada 2006. Di tahun yang sama, mereka juga berkesempatan ikut kompetisi bernyanyi di salah satu stasiun TV yang menggelar ajang pencarian bakat menyanyi bertajuk “Bintang Cari Bintang”. Di acara tersebut, setelah serangkaian performa, Pasto menempati juara ketiga.

Segera, eksistensi Pasto melesat. Mereka semakin dikenal, tampil di berbagai acara televisi maupun on air, serta mampu membuktikan bahwa karya mereka berkualitas dan layak diapresiasi.

  1. Perjalanan Album dan Gonta Ganti Formasi

Bintang bertalenta sering kali dihadapkan pada dilemma, bahwa mereka bisa menjalani karier secara solo atau tetap bertahan di grup. Kesolidan Pasto tertantang ketika beberapa anggotanya menghadapi dilemma tersebut karena alasan yang tak dijelaskan.

Satu per satu personil Pasto pergi dan hanya menyisakan Rayen Pono dan Romeltho Sinjal, di bawah dukungan Iman Mawardi. Meski hanya berdua, karya tak boleh lantas mandeg. Mereka kemudian yang diciptakan oleh Fla “Tofu”. Eksistensi Pasto makin tegas ketika mereka merilis single “Aku Pasti Kembali” pada awal 2009. Lagu ini merupakan lagu recycle dari lagu Duo ratu.

Dua tahun setelah single “Aku Pasti Kembali” meledak, kejayaan Pasto dalam bermusik kembali digoyang. Pada 2011 Rayen Pono memutuskan untuk keluar. Musisi Maia Estianty yang kala itu menjadi produser tak rela Pasto bubar.

Ia segera ambil tindakan dan membuka audisi terbuka untuk menambal posisi Rayen yang kosong. Setelah serangkaian audisi yang ketat dan melelahkan, didapatlah Mario yang terpilih mengisi kekosongan tersebut. Maia lantas merubah nama “Pasto” menjadi “Pasto 1” dan mulai menggarap pelahiran single pertama mereka.

Lagu dari Ratu berjudul “Salahkah Diriku Terlalu Mencintaimu” pun dipilih setelah mengalami modifikasi menyesuaikan warna musik khas Pasto. Dalam menyanyikannya, Pasto berkolaborasi dengan Penyanyi berbakat bernama Milika.

Pada 2016, Meltho dan Mario keluar dari Pasto 1 dan membentuk grup vokal baru bernama Paskal. Melihat situasi ini, Le Moesiek Revole selaku label yang menaungi Pasto 1 tak tinggal diam. Pasto, seperti namanya, harus terus semangat dan bertahan.

Nama Pasto 1 diganti lagi menjadi Pasto, lantas mereka segera kembali mencari penyanyi bertalenta untuk mengisi kekosongan band. Setelah pencarian dan seleksi yang kompleks, Sion Simbolon yang merupakan alumni dari ajang pencarian bakat terpilih untuk berduet dengan Jason Gunawan.

Melihat bongkar pasang yang cukup kompleks di diri Pasto, berikut ini kami telah merangkum daftar album Pasto sejak awal debut hingga sekarang. Anda bisa mengakses lirik lagu dari tiap albumnya secara mudah dengan melakukan pencarian maya. Kunci gitar atau chord gitar lagu-lagu pasto juga tersedia.

Pada 2008, album perdana mereka bertajuk “I Need You” rilis, disusul setahun kemudian, album berjudul “Kembali” meramaikan jagat musik tanah air. Pada 2012, Pasto kembali hadir dengan album berjudul “Penantian Rahasia”, lalu di 2015, Pasto kembali menelurkan album berjudul “Maia Pasto with the Stars”.

***

Demikianlah Pasto dengan segala perjalanan kariernya. Saat ini Pasto mengaku masih sibuk dengan kegiatan off air dan kegiatan lainnya. Meski begitu, penggemar dan pecinta musik tanah air masih menantikan karya terbaru mereka, sembari mengapresiasi yang sudah ada. Ragam lirik lagu Pasto mengena di hati pecintanya. Demikian halnya dengan kunci gitar dan chord gitarnya, pasti selalu dicari agar alunan musik jadi terasa.

 

ARTIST PHOTO

ALBUMS